Dari ilmu manusia yang ingin tahu tersebut banyak sekali muncul cabang-cabang ilmu kesehatan dan saat ini muncul ilmu-ilmu spesifik seperti spesialisasi mata, THT, kulit, anak, jantung, paru-paru, dan saraf.
Demikian pula perkembangan dalam bidang pertanian. Selain perkembangan ilmu terdapat pula pengembangan penerapan ilmu yang dikenal sebagai biologi terapan. Tujuan penerapan ilmu adalah agar ilmu itu dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Contoh biologi terapan antara lain: kesehatan, pertanian, perikanan, kedokteran, bioteknologi dan sebagainya. Ilmu pengetahuan berkembang karena manusia serba ingin tahu. Demikian pula biologi selalu berkembang. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol, melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain.
Macam atau Cabang Ilmu dalam Ilmu Biologi
Nama cabang | Keterangan |
---|---|
Anatomi | Ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian struktur tubuh dalam makhluk hidup |
Agronomi | Ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya |
Andrologi | Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria |
Algologi | Ilmu yang mempelajari tentang alga/ganggang |
Botani | ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan |
Bakteriologi | Ilmu yang mempelajari tentang bakteri |
Biologi molekuler | Ilmu yang mempelajari tentang kajian biologi pada tingkat molekul |
Bioteknologi | Ilmu yang mempelajari tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia. |
Bryologi | ilmu yang mempelajari tentang lumut |
Dendrologi | ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana |
Ekologi | Ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan |
Embriologi | Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio |
Entomologi | Ilmu yang mempelajari tentang serangga |
Enzimologi | ilmu yang mempelajari tentang enzim |
Evolusi | Ilmu yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama |
Epidemiologi | Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit |
Eugenetika | Ilmu yang mempelajari tentang hukum pewarisan sifat |
Endokrinologi | Ilmu yang mempelajari tentang hormon |
Fisiologi | Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh |
Fisioterapi | Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot |
Farmakologi | Ilmu yang mempelajari tentang obat-obatan |
Genetika | ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat |
Histologi | Ilmu yang mempelajari tentang jaringan |
Hematologi | Ilmu yang mempelajari tentang darah |
Higiene | Ilmu yang mempelajari tentang pemeliharaan kesehatan makhluk hidup |
Harpetologi | ilmu yang mempelajari reptilia/ular |
Imunologi | Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh |
Ichtiologi | Ilmu yang mempelajari tentang ikan |
Kardiologi | ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah |
Karsinologi | Ilmu yang mempelajari tentang crustacea |
Klimatologi | Ilmu yang mempelajari tentang iklim |
Limnologi | Ilmu yang mempelajari tentang perairan mengalir |
Mamologi | ilmu yang mempelajari tentang mammalia |
Mikologi | ilmu yang mempelajari tentang jamur |
Mikrobiologi | Ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme |
Malakologi | Ilmu yang mempelajari tentang moluska |
Morfologi | Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luarorganisme |
Neurologi | Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf |
Nematologi | ilmu yang mempelajari tentang nematoda |
Organologi | Ilmu yang mempelajari tentang organ |
Onkologi | ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya |
Onthogeni | Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa |
Ornitologi | Ilmu yang mempelajari tentang burung |
Phylogeni | Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup |
Patologi | Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruhnya bagi manusia |
Palaentologi | Ilmu yang mempelajari tentang fosil |
Paleobotani | ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau |
Paleozoologi | ilmu yang mempelajari tentang hewan purba |
Parasitologi | Ilmu yang mempelajari tentang makhluk parasit |
Protozoologi | Ilmu yang mempelajari tentang Protozoa |
Primatologi | ilmu yang mempelajari tentang primata |
Pulmonologi | ilmu yang mempelajari tentang paru-paru |
Radiologi | ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik |
Rekayasa Genetika | ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetik |
Sanitasi | Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan |
Sitologi | Ilmu yang mempelajari tentang sel |
Taksonomi | Ilmu yang mempelajari tentang penggolongan makhluk hidup |
Teratologi | Ilmu yang mempelajari tentang cacat janin dalam kandungan |
Virologi | Ilmu yang mempelajari tentang virus |
Zoologi | Ilmu yang mempelajari tentang hewan |
Terimakasih telah membaca artikel saya kali ini mengenai Macam atau Cabang Ilmu dalam Ilmu Biologi. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika Anda memiliki pertanyaan silahkan berkomentar dengan baik disini.
Sumber : Wikipedia
Kalau udah berkunjung budayakan untuk meninggali jejak dengan cara berkomentar sesuai dengan judul diatas ya. Tapi ingat!! Jangan SPAM.